copyright-bm-odt-spot-center-design by SNB@nrdesign.co.id
Terapis akan memberikan sedikit gambaran inti dan memahamkan kepada pasien tentang metode yang dilakukan oleh BMODT&SPOT Center, yaitu memberikan sedikit ceramah motivasi. Kemudian si pasien bisa langsung konsultasi apa yang di keluhkan (medis dan atau non medis), apabila pasien pernah check up ke laboratorium atau dokter, biasanya mereka menunjukkan hasil labnya. Si terapis kemudian menentukan MPT (motor poin terapi) untuk dilakukan langkah selanjutnya.

Setelah melalui tahapan yang ada, maka si pasien akan memasuki ruangan khusus terapi, bagi pasien wanita juga disediakan tempat tersendiri dan terapisnya juga wanita. Pasien duduk di kursi yang telah disediakan BMODT&SPOT Center, jika tidak bisa duduk maka di perbolehkan dengan berbaring. Apabila MPTnya tertutup baju/kain dan ada sedikit rambut yang menutupi, maka terapis akan meminta persetujuan untuk sedikit membuka atau memotongnya.

Alat-alat yang disediakan pra-terapi adalah alat penghisap, pisau bedah steril (surgical blades/bisturi nomor 15), kasa steril, alkohol 70%, antiseptik, minyak habbatus-sauda (minyak jinten hitam), kaos tangan (hand glove), masker penutup wajah (face masker), pemegang pisau (pin), penjepit kasa steril (scalpel), dan keranjang sampah.

Apabila pasien siap di terapi maka, MPT yang akan di operasi harus dibersihkan dengan alkohol dan diberi antiseptik, setelah itu baru di kop (cupping) selama 5-10 menit, setelah itu di buka-maka kulit akan menjadi sedikit keras, setelah itu di gores sedalam 0,4 mm dan sepanjang 0,5 cm. Lalu di hisap lagi selama kurang lebih 5 menit, maka akan keluar toksin dan oksidan yang berwarna gelap dan tidak berbau/beraroma, inilah yang disebut dengan hasil pengambilan toksin dan oksidan yang benar, karena penggoresan hanya di permukaan kulit epidermis saja, dan penghisapan ini dilakukan berulang-ulang di MPTnya sehingga keluar darah bening atau plasma. Setelah proses selesai, barulah diberikan antiseptik dan diolesi minyak habbatus-sauda pada MPT yang telah di terapi.

Catatan: Apabila lebih dari 0,4 mm maka akan sampai ke kulit jengat dan protein kulit, sehingga yang terhisap adalah darah segar dan berbau amis, akibatnya terjadi luka sekar (membekas seumur hidup), ini diakibatkan oleh human error.

Untuk terapi lanjutan yang diinginkan oleh pasien, maka boleh diambil pada MPT yang sama berselang 1 bulan, tetapi jika pada MPT yang lain boleh diambil setelah 3x24 jam kemudian.

Setiap alat yang sudah digunakan untuk menerapi pasien maka alat tersebut di cuci dengan air yang mengalir dari keran air dan disterilkan dengan zat-zat anti septic. Untuk pisau, sarung tangan, kasa steril adalah hanya untuk satu pasien, apabila pasien mengidap penyakit menular seperti HIV/AIDS atau Hepatitis maka di wajibkan membeli alat-alat penghisap yang telah disediakan BMODT&SPOT Center, kemudian alat tersebut dibawa pulang dan untuk terapi selanjutnya diharuskan membawa alat penghisapnya sendiri saat terapi di BMODT&SPOT Center.
Pondok Kelapa Timur
Blok G 18 no.7
kav DKI-JAKARTA
Telp.
021-22865802
Mobile :
08121577652 / 081315728206
Email :
azibsusiyanto@yahoo.co.id
bmodtcenter@gmail.com
CS01 :
CS02 :
CS03 :
HTML Hit Counter
Free Hit Counter
Anda pengunjung ke :
Mengenang Bapak ODT Center alm.ustadz H. Azib Susiyanto. Semoga ilmunya bermanfaat. aamiin